Jalan-jalan ke Manokwari - snorkeling di Pulau Raimuti

Saturday, April 13, 20130 comments

Manokwari adalah ibukota Provinsi Papua Barat. Daerah ini juga memiliki banyak tempat-tempat alam yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan. Kalau Raja Ampat sangat terkenal dengan wisata bahari maka di Manokwari wisata laut, hutan, pegunungan, seni-budaya, sejarah, religi, gua, sungai, lembah, danau serta kuliner bisa menjadi andalan.
Sebagai pemandu wisata saya telah banyak sekali mengantar turis baik dari dalam dan luar negeri keliling Manokwari. Sebenarnya Manokwari memiliki lebih beragam daya tarik wisata dibandingkan Raja Ampat karena ia memiliki hutan, cerita sejarah dan kawasan perairan yang cukup menarik untuk dijelajahi. Sebagian besar wisatawan asing yang datang ke Manokwari berasal dari Eropa, Amerika, Australia serta beberapa negara Asia. Mereka datang ke sini untuk melihat burung-burung surga, serangga yang berwarna-warni serta berbagai jenis bunga liar yang tumbuh di dataran tinggi Pegunungan Arfak.
Snorkeling di Pulau Raimuti
Sebelum saya berbicara lebih banyak lagi tentang berbagai kawasan wisata yang agak jauh dari kota, saya ingin menjelaskan sedikit tentang beberapa tempat menarik di sekitar Teluk Dorey Manokwari yang layak untuk dikunjungi oleh wisatawan. Di sebelah selatan bandar udara Rendani ada sebuah pulau kecil yang bernama Raimuti. Pulau ini dulu pernah didiami oleh penduduk. Namun karena mengalami abrasi maka pulau ini semakin mengecil. Sebagai akibatnya, penghuni Pulau Raimuti pindah ke daratan utama. Sebagai pulau karang, Raimuti memiliki pemandangan bawah laut yang sangat layak untuk dilihat oleh para pengunjung. Saya sering membawa wisatawan asing untuk menikmati kegiatan snorkeling di tempat ini. Karena di Manokwari belum ada dive center yang menyediakan jasa penyewaan alat-alat olah raga air, maka saya selalu menyarankan kepada wisatawan asing tersebut untuk membawa peralatan snorkeling sendiri. Untuk menjangkau wilayah terumbu karang, wisatawan perlu naik speedboat. Biaya sewa per hari sekitar 500 ribu/hari dengan kapasitas boatnya antara 6 sampai 10 orang. Gugusan terumbu karang di bawah laut memanjang sejauh kurang lebih satu kilometer ke arah selatan pulau tersebut.
Pada sisi terumbu karang yang menghadap daratan, kondisi terumbu karangnya cukup baik dengan berbagai jenis koral serta ikan yang berwarna-warni. Salah satu jenis yang terkenal adalah ikan Nemo. Ikan-ikan tersebut mendiami anemon yang berbentuk seperti rambut yang tergerai di dalam air. Untuk memotret pemandangan di dalam laut, saya menggunakan kamera saku yang diberi selubung kedap air. Dewasa ini perusahaan pembuat kamera telah memproduksi berbagai kamera bawah air berukuran kecil yang cocok untuk para snorkeler beberapa di antaranya adalah Nikon Coolpix AW100, dan Olympus Stylus Tough 8010.
Waktu terbaik untuk menikmati snorkeling adalah di saat air sedang surut dari jam 3 atau 4 sore hingga beberapa saat sebelum matahari terbenam.
Jaringan internet Telkomsel Simpati, Telkom Speedy tersedia di kota Manokwari. Wisatawan juga bisa menggunakan fasilitas wifi yang disediakan oleh sejumlah hotel besar di kota ini. Jika Anda snorkeling dan mengambil foto-foto bawah air di Pulau Raimuti, Anda bisa langsung membagikannya kepada teman-teman di Facebook, Twitter ataupun blog.
Makan Ikan Bakar
Di malam hari, Anda bisa menikmati ikan bakar atau sate ayam di daerah Kalinda Manokwari. Jika Anda ingin makan soto atau sate, pergilah ke halaman parkir Klinik Felisia di Jalan Merdeka. Anda bisa menikmati sate ayam yang lezat rasanya.
Butuh Informasi lebih lanjut?
Tentu tulisan pendek ini belum cukup untuk memberikan penjelasan yang mendetail tentang Manokwari. Jika ingin bertanya, silahkam menghubungi saya lewat email di peace4wp@gmail.com
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jelajah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger